
Streak 5 kemenangan terhenti dua minggu lalu, ketika Fiorentina yang dilatih oleh Delio Rossi sukses menahan Milan tanpa gol. Terakhir kalinya Ibrahimovic dkk. gagal mencetak gol adalah saat Milan kalah 0-2 dari Juventus (02/10). Musim lalu, di enam pertandingan Milan gagal mencetak gol, tiga pertandingan berkesudahan dengan kekalahan untuk Milan, sisanya adalah skor kacamata.
Harapan untuk membuat kemenangan lanjutan itu akhirnya terpelihara kembali. Minggu (27/11), Milan akhirnya menunjukkan kembali kekuatannya, Chievo dikalahkan dengan skor meyakinkan, 4-0. Kemenangan yang mencuatkan dua nama, yaitu Ibrahimovic dengan catattan 100 dan 101 gol-nya di Serie A. Dan juga Pato, pemain yang mencetak gol, setelah istirahat selama dua bulan sejak September.
Bahkan musim ini di Serie A, Alexandre Pato belum mencetak satu gol pun. Artinya, gol terakhir Pato untuk Milan di Serie A adalah musim lalu ke gawang Fiorentina (10/4). Terlepas dari kisah cintanya dengan putri pemilik AC Milan, Barbara Berlusconi, Milan masih mengandalkan tenaga Pato untuk membongkar pertahanan lawan.
Pato dibeli Milan dari Internacional (Brasil) disaat umurnya belum genap 18 tahun, yang artinya dia belum diperbolehkan memperkuat Milan. Baru pada transfer windows Januari, Pato secara resmi diperbolehkan memperkuat Milan. Penampilan perdananya sangat berkesan, diduetkan dengan legenda Brasil, Ronaldo, Pato bermain selama 90 menit.
Napoli yang saat itu sedang membangun kekuatannya, dibungkam dengan skor 5-2. Pato sendiri mencetak gol penutup di menit 74, dan yang menjadi terkenal adalah selebrasi selepas gol, dimana dia menunjukkan gestur tangan berbentuk love ke arah curva sud, sektor dimana pendukung Milan berada di San Siro.
Dimusim perdananya bersama Milan tercatat 9 gol berhasil di cetaknya. Di musim berikutnya, 2008/09, 15 gol berhasil dilesakkan. Fluktuasi jumlah gol sangat terasa karena penampilan Pato pun terpengaruh dengan cedera yang mulai kerap mendera-nya.
Musim ini, Pato baru tampil sebanyak 5 kali di Serie A. Sulit jika harus dibandingakan dengan penampilan Ibrahimovic yang sudah menyentuh angka 11 pertandingan. Harapan kita Pato tetap tampil dengan dengan semangat yang sama dengan semangat dia saat pertama kali memperkuat Milan.
Kisah cinta lama dia kandas, hanya setelah beberapa bulan menikah. Kali ini dia sudah menemukan tambatan hati yang baru, kita sih inginnya Pato terus bersama Milan. Karena bagaimanapun orang yang dekat dengan Pato saat ini adalah salah satu direktur AC Milan.
Hanya masalah finansial klub saja rasanya yang akan membuat Pato hengkang dari Milan. Finansial memang menjadi krusial ditengah tuntutan UEFA akan Finansial Fair play di musim depan. Jika klub tidak mampu menyeimbangkan keuangannya, jangan harap izin turun di turnamen antarklub akan keluar. Dengan harga pasaran 30 juta euro, rasanya wajar jika Milan berani menjual Pato, andaikan ada klub yang berani mengeluarkan dana sebesar itu.
Kemungkinan terburuknya, Pato akan terus bersama Milan dan melanjutkan kisah percintaan dengan Barbara Berlusconi ke jenjang pernikahan. Menjadi legenda dan keluarga besar dinasti Berlusconi, tidak terbayang mungkin justru Pato nantinya yang akan menggantikan peran Opa Berlu.