Kita mainkan dengan statistik dulu, Baru dua klub yang bisa melakukan shoot ke arah gawang barca sebanyak dua digit musim ini yaitu, Sociedad dan AC Milan. Kalo Sociedad sukses nahan seri Barca, kalo Milan tetap harus mengakui Keunggulan Barca, meskipun main di San Siro.
Di pertandingan pertama Milan cuma bisa menguasai bola sebanyak 25%, kali ini Milan mampu meningkatkan menjadi 40%. Catattan terburuk Barca musim ini adalah saat ketemu Valencia, dimana ball possesion mereka hanya 56%, padahal rata-rata mereka hingga 65%.
Hasil ini sungguh menyakitkan, tapi secara keseluruhan permainan Milan bisa mengimbangi Barca. Superioritas klub Catalan ini memang sudah tidak dapat diragukan. Juara UCL 2009 dan 2011, serta La Liga tiga musim terakhir ini memang salah satu klub yang stabil prestasinya. Sama lah kaya Milan di musim 2003 – 2007.
Terlepas dari itu semua, wajah ceria mungkin ditunjukkan oleh Ibrahimovic. Gol ke gawang Barca membuat dirinya sukses mencetak gol ke gawang mantan klubnya. Bukan cuma Barca, sebelum ini, Ibrahimovic juga sukses mencetak gol ke gawang Juventus dan Inter. Prestasi yang membanggakan untuk pemain bernomor punggung 11 ini.
Ibra : “My goal? It was nothing personal. I scored for my club and my fans, just like in every other game” Footbal Italia.
Wajah sendu sekarang ada di wajah Alessandro Nesta, dirinya harus meninggalkan lapangan di pertengahan babak kedua. Belum ada informasi lanjutan cedera apa yang membuat Nesta harus ditarik keluar lapangan. Milanisti sekarang ini sedang menanti kabar pastinya. Harapannya adalah jika pun cedera, sekarang aja lah, toh sampai akhir Desember Milan tidak ketemu lawan yang sulit.
Tapi kita berdoa yang terbaik untuk kesembuhan maestro bek Italia ini. Faktanya hasil ini membuat Milan harus kembali jadi runner-up. Dan ada kemungkinan akan berjumpa salah satu diantara dua klub yang sudah memastikan jadi juara grup, Real Madrid dan Arsenal.
Siapapun lawannya, rasanya Milan musim ini jauh lebih siap.